ANALISIS BIVARIAT


1.      Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan jenis pekerjaan yang dimiliki

  • Identifikasi variabel dalam tujuan : Independen variabel adalah tingkat pendidikan dan dependen variabel adalah jenis pekerjaan yang dimiliki.
  • Idenfifikasi field dalam database : tingkat pendidikan nama fieldnya didik dan frekuensi pemeriksaan kehamilan nama fieldnya adalah kerja.
  • Tentukan karakteristik field : Field didik adalah data kategorik (K) dan field kerja juga merupakan data kategorik (K)
  • Tentukan jenis uji, teori yg relevans dan H0 pengujian : Uji yang dipakai adalah uji chi square. Teori yg relevansnya adalah makin tinggi pendidikan ibu makin tinggi pekerjaan ibu.. H0: Tidak ada perbedaan proporsi antara tingkat pendidikan dengan jenis pekerjaan ibu.
  • Lakukan Uji, baca hasil dan interpretasikan
  • Bahas hasil yang didapat dengan membandingkan dengan teori yang relevans dan penelitian terdahulu.
  • Kesimpulan: P<0,05 maka H0 ditolak. Ada perbedaan proporsi antara tingkat pendidikan dengan jenis pekerjaan ibu. Dari hasil uji chi-square di atas di dapatkan bahwa makin tinggi tingkat pendidikan ibu makin tinggi jenis pekerjaan yang dimiliki. Ini di tandai dengan jumlah sampel yang berpendidikan Perguruan Tinggi memiliki jenis pekerjaan sebagai PNS berjumlah 1937 ibu.

2.      Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara jenis kelamin dengan berat badan anak balita.

  • Identifikasi variabel dalam tujuan : Independen variabel adalah jenis kelamin dan dependen variabel adalah berat badan anak balita.
  • Idenfifikasi field dalam database : jenis kelamin nama fieldnya sex dan berat badan anak balita nama fieldnya adalah weight.
  • Tentukan karakteristik field : Field sex adalah data kategorik (K) dan field weight merupakan data numerik (N)
  • Tentukan jenis uji, teori yg relevans dan H0 pengujian : Uji yang dipakai adalah uji independent sample t-test. Teori yg relevansnya adalah ada perbedaan berat badan anak dengan jenis kelamin laki-laki dan perempuan. H0: Tidak ada perbedaan rata-rata berat badan anak balita dengan jenis kelamin laki-laki dengan perempuan.
  • Lakukan Uji, baca hasil dan interpretasikan. weight numeric : Uji Normality.
ü  distribusi deskriptif data                  à Normal
ü  Normal Q-Q Plot                                à Normal
ü  Hi-Low close                                      à Normal
ü  Histogram                                          à Tidak normal
ü  Skeweness                                         à Normal
ü  Steam-Leaf                                         à Tidak Normal
  • Kesimpulan : P<0.05, H0 ditolak : ada perbedaan rata-rata antara jenis kelamin laki-laki dan perempuan dengan berat badan anak balita. Dari uji t-test di dapatkan data normal.

3.      Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara pernah atau tidak mendapat tablet Fe dengan kadar Hb dalam darah.

  • Identifikasi variabel dalam tujuan : Independen variabel adalah pernah dapat tablet Fe dan dependen variabel adalah kadar Hb.
  • Idenfifikasi field dalam database : pernah dapat tablet Fe nama fieldnya tfe dan kadar Hb nama fieldnya adalah hb.
  • Tentukan karakteristik field : Field tfe adalah data kategorik (K) dan field hb merupakan data numerik (N)
  • Tentukan jenis uji, teori yg relevans dan H0 pengujian : Uji yang dipakai adalah uji independent sample t-test. Teori yg relevansnya adalah ibu yang dapat tablet Fe kadar Hb nya akan lebih baik daripada ibu yang tidak dapat tablet Fe. H0: Tidak ada perbedaan rata-rata antara kadar Hb ibu dapat dan tidak dapat tablet Fe.
  • Lakukan Uji, baca hasil dan interpretasikan. Hb numeric : Uji Normality.
ü  distribusi deskriptif data                  àNormal
ü  Normal Q-Q Plot                                à Normal
ü  Hi-Low close                                      àTidak Normal
ü  Histogram                                          àNormal
ü  Skeweness                                         àNormal
ü  Steam-Leaf                                         à Normal
  • Kesimpulan : P<0,05 maka H0 ditolak. Ada hubungan antara pernah atau tidak mendapat tablet Fe dengan kadar Hb dalam darah. Dari hasil uji t-test di atas di dapatkan bahwa ibu yang dapat tablet Fe kadar Hb nya akan lebih baik daripada ibu yang tidak dapat tablet Fe.

4.      Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan tingkat pendidikan dengan frekuensi pemeriksaan kehamilan.

  • Identifikasi variabel dalam tujuan : Independen variabel adalah tingkat pendidikan dan dependen variabel adalah frekuensi pemeriksaan kehamilan.
  • Idenfifikasi field dalam database : tingkat pendidikan nama fieldnya didik dan frekuensi pemeriksaan kehamilan nama fieldnya adalah kali.
  • Tentukan karakteristik field : Field didik adalah data kategorik (K) dan field kali merupakan data numerik (N)
  • Tentukan jenis uji, teori yg relevans dan H0 pengujian : Uji yang dipakai adalah uji anova. Teori yg relevansnya adalah makin tinggi tingkat pendidikan ibu makin sering ibu melakukan pemeriksaan kehamilan. H0: Tidak ada perbedaan rata-rata yang signifikan antara frekuensi pemeriksaan kehamilan dengan tingkat pendidikan ibu.
  • Lakukan Uji, baca hasil dan interpretasikan. Kali numeric : Uji Normality.
ü  distribusi deskriptif data                  àNormal
ü  Normal Q-Q Plot                                àTidak Normal
ü  Hi-Low close                                      àTidak Normal
ü  Histogram                                          àTidak Normal
ü  Skeweness                                         àNormal
ü  Steam-Leaf                                         àTidak Norma
  • Kesimpulan : Jadi dari hasil uji normality tidak bisa memakai uji ANOVA karena hasil yang didapatkan TDK NORMAL sehingga di uji dg Kruskal wallis dimana P<0,05 sehingga H0 ditolak berarti Ada perbedaan rata-rata yang signifikan antara frekuensi pemeriksaan kehamilan dengan tingkat pendidikan ibu (SD, SMP, SMA, PT)

5.      Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan pernah/tidak memeriksakan kehamilan

  • Identifikasi variabel dalam tujuan : Independen variabel adalah tingkat pendidikan dan dependen variabel adalah pernah/tidak memeriksakan kehamilan.
  • Idenfifikasi field dalam database : tingkat pendidikan nama fieldnya didik dan pernah/tidak memeriksakan kehamilan nama fieldnya adalah pernah.
  • Tentukan karakteristik field : Field didik adalah data kategorik (K) dan field pernah juga merupakan data kategorik (K)
  • Tentukan jenis uji, teori yg relevans dan H0 pengujian : Uji yang dipakai adalah uji chi square. Teori yg relevansnya adalah makin tinggi pendidikan ibu maka kemungkinan ibu pernah memeriksakan kehamilan akan lebih baik. H0: Tidak ada perbedaan proporsi antara pernah/tidak nya ibu memeriksakan kehamilan dengan tingkat pendidikan ibu.
  • Lakukan Uji, baca hasil dan interpretasikan
  • Bahas hasil yang didapat dengan membandingkan dengan teori yang relevans dan penelitian terdahulu.
  • Kesimpulan: Setelah dilakukan uji chi square didapatkan P>0,05 maka H0 gagal ditolak. berarti  tidak ada perbedaan proporsi antar pernah/tidaknya ibu memeriksakan kehamilan dengan tingkat pendidikan ibu (SD,SMP,SMA,PT)

Baca lebih lanjut disini...

Komentar

  1. bagus
    Sajikan dulu tabel rangkuman yang dapat dianalisis dari database yg diliki

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer