CERPEN NGASAL
SEPERTI
LANGIT….
“hoaaampph…
pagi dunia.. ^^” ku awali pagi dengan secangkir air putih dari mug
kesayanganku. Pagi itu langit sangat cerah menerangi sudut kamar, berbanding
terbalik dengan hati ku yang sudah terhitung 2 bulan mengalami kemarau panjang haha
*musimkaliiiii. Yahh…memang. “Seseorang membuatnya terluka, sangat merasuk ke
jiwa, hingga sakitnya seperti penyakit kanker yang tidak ada obatnya…hiks T.T”.
“duarrr….” (sontak aku tergelenjak
kageeet) “pagi2 udah puitis aja neng…” (cetus hyuna mengagetkan ku). “apaan
siihh hyu…. Kaget tauuu >O<” (ketus kuu). “yeeeiiyy… di suruh makan ituu
sma mamah”. (sambil menarik selimut ku dan berharap aku bangun dari tempat
tidur). “iyaa… bentar lagii, sana kamu duluan!” (tarik celimut bobo lagiii).
--!
***
“@!$!#@:
kamu tau kan kalo Cuma kamu yang aku sayang.. karena sebelah hati kamu ada di
aku.. percaya akuu… ^^” (doloeeeee)
Aku:
kamu bohong!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Kamu
bilang kamu sayang aku tapi kenapa hati dan hari kamu harus terbagi dengan cewe
itu??? Kenapa??? Apa karena dy baik sama kamu??? Tapii cara kamu k dy… beda…
aku tau bgt kamu mmang ud punya rasa sama dy.. T.T tapi kenapa aku harus
sesakit iniiiii. Bukankah aku ud mutusin utk ga peduli kamu lagiii. Aku bingung
kenapa aku harus sesakit inii. Aku benci diriku sendiri… (aku menangiisss
menangiisss dan terus menangissss)
“hikss…hiks….hikss” (terisak).
Hyuna melangkah menuju kamar hana. “han…. Kamuu kenapa??” (sapa hyu bingung).
“hah. Ng nggak… gpp kok”/”pagi2 kok ud nangiss sii neng, cuci muka dulu atuh
habis itu mam..”(bujuk hyuna). Tiba2 aku bangun dan memeluk hyuna dengan erat,
seolah aku ingin menyampaikan kalo hati ku masi terasa sakit.. sakit
hyu..sakiitt. kata2 yang ingin ku sampaikan pada seseorang agar dy tau kalo
hati ku sakit karena dy. Ku peluk hyuna dengan erat beberapa saat hingga aku
merasa tenang dan sakitnya sedikit berkurang. Yuna pun mengerti untuk tidak
menanyai ku tentang apa dan kenapa dulu.. memang pengertian ^^-. “yaudh han..
pokoknya aku ga mau kamu gini… cuci muka dulu yaa, habis itu makan biar kamu
tenang”. Ku lepas pelukan hyuna dan melemparkan secuil senyuman hangat di pagi
hari. “Nah…gitu dong senyyuum kan maniss ^_^. Aku tunggu di meja makan ya neng
hana”/“iyaa.. (jawab ku lemeesss). Setapak demi setapak hyuna melangkah meninggalkan
kamar ku, sesaat ia pun menoleh kembali ke arah ku dengan wajah penuh harap aku
akan bangun dari tempat tidur dan makan. ‘iyaaa…iyaaa (jawab ku sadar dengan
tatapan hyuna).
***
“Pagii
mom..”/”pagi sayang..”/”lhoo bread,
mommy???”/”no bread this morning honey, sorry”/”udaahhh….aku udah bikin nasi
goreng tuh. Jangan makan roti mulu kamunyaa. Kapan gendutnya kamu!!”/”aaahhh kamu
kan tau aku ga doyan nasii (sambil menyanduk nasi dengan kesal)/”lhaa ituu di
ambil juga kan.. hahaa”/ “yahh apa bole buat kamu kan udah masak buat
akuu…makaciii hyuu ^_^”./”bisaaa ajaa>O<”.
Hari
ini adalah hari pertama ku dengan gelar sarjana tapi pengangguran setelah
kemarin aku resmi di wisuda. Eitss aku lupa ngenalin seseorang. Hyuna. Sepupu
ku yang cantik dan baik dari luar negeri. Waww ^O^. Indonesia menjadi pilihan
hyuna untuk liburan akhir tahunnya. Dia akan menemani ku beberapa bulan disini
hingga tahun baru. Lumayan lama sihh. Sejauh ini kita masih akrab-akrab ajaa.
Lumayanlah….. aku jadi ada temennya sampe aku dapetin pekerjaan.
to be continue....

Komentar
Posting Komentar